CEO Grab Masuk ke Dalam Daftar Orang Terkaya di Malaysia

CEO Grab Masuk ke Dalam Daftar Orang Terkaya di Malaysia – Untuk saat ini bisnis di bidang teknologi informasi memang sangat menggiurkan. Tidak sedikit dari para pengusaha yang mendadak menjadi orang kaya raya setelah mereka terjun ke bisnis IT.

Baca juga : Cara Unik 6 Orang Terkaya di Indonesia Memperoleh Kekayaannya

Anthony Tan, pendiri dan CEO perusahaan transportasi online Grab, merupakan salah satu contoh yang sukses di bidang IT. Kini ia masuk ke dalam daftar 50 besar orang terkaya di Malaysia versi Forbes, dengan total kekayaannya yang mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp 4,1 triliun.

Seperti yang dilansir Forbes, tambahan suntikan dana 2,5 miliar dolar AS (setara Rp 34,5 triliun) yang diterima Grab dari investor hingga Januari lalu tidak hanya meningkatkan valuasi perusahaan menjadi 6 miliar dolar AS (setara Rp 82,6 triliun), tetapi juga menambah kekayaan Tan.

Investasi tersebut dipimpin oleh SoftBank dan Didi Chuxing, termasuk investor lain seperti Hyundai Motor dan Toyota Tsusho.

Sebelum mendirikan Grab, Tan memiliki kesempatan untuk melanjutkan bisnis otomotif keluarganya yang didirikan sang ayah Tan Heng Chew dan dua pamannya. Namun pria berusia 36 tahun itu memilih jalan lain.

Enam tahun yang lalu, ia memiliki ide untuk membangun perusahaan layanan transportasi panggilan berbasis aplikasi di Kuala Lumpur, Malaysia, bernama MyTeksi. Startup ini dibangun bersama teman sekelasnya di Harvard Business School, Tan Hooi Ling, yang kini jadi Chief Operating Officer perusahaan.

Dan pada Juni 2012, MyTeksi berganti nama menjadi Grab dengan ibu Tan, Khor Swee Wah, sebagai investor pertama mereka yang juga merangkap karyawan perusahaan.

Sekarang Grab menjadi salah satu pemain besar di bisnis transportasi online di Asia Tenggara, bersaing ketat dengan Go-Jek asal Indonesia. Persaingan mereka saat ini terus berlanjut ke bisnis lain, mulai dari pesan antar makanan hingga pembayaran elektronik.

Grab juga dikabarkan akan mengambil alih bisnis Uber di Asia Tenggara. Laporan Bloomberg pekan ini mengatakan Grab tinggal selangkah lagi merampungkan proses akuisisi bisnis Uber, yang diprediksi selesai pekan depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *