4 Fakta Peter Sondakh yang Memiliki Harta Rp 27 Triliun

4 Fakta Peter Sondakh yang Memiliki Harta Rp 27 Triliun – Nama Peter Sondakh dimasukkan majalah Forbes ke daftar 10 orang terkaya di Indonesia tahun 2018. Tak hanya santer pemberitaan dirinya sebagai orang terkaya, ia juga iberitakan karena kedekatannya dengan Najib Razak.

Baca juga : Daftar 5 Anak Muda Calon Orang Terkaya di Indonesia

Bahkan sempat beredar kabar kalau bos Rajawali Corpora ini berencana melarikan mantan Perdana Menteri Malaysia ini ke Indonesia. Tapi, kabar itu langsung dipatahkan pihak Peter.

Seperti yang diberitakan banyak media, Najib Razak terlibat mega skandal korupsi 1MDB di Malaysia sewaktu menjabat sebagai perdana menteri. Kabar miring terkait keterlibatan Peter dalam skandal ini pun langsung dibantah oleh manajemen Rajawali Corpora.

Lepas dari isu tak sedap tentang dirinya, ternyata ada sejumlah fakta menarik di balik sosok Peter Sondakh yang kini berada di urutan ke-9 orang terkaya di Indonesia. Penasaran seperti apa? Silahkan disimak.

1. Lahir sebagai anak pengusaha

Peter Sondakh lahir di Manado, 23 Juli 1953. Ia terlahir sebagai anak dari pengusaha. Ayahnya sendiri berkecimpung dalam usaha ekspor kayu dan minyak kelapa sejak 1954.

Sayangnya, saat Peter berusia 20 tahun, ayahnya pergi untuk selama-lamanya. Usaha yang dijalankan ayahnya kemudian ia ambil alih. Sebab, bagaimanapun cuma dirinya lah yang bisa diandalkan buat memenuhi kebutuhan keluarganya.

2. Mendirikan Rajawali Corpora

Pada 1984, Peter Sondakh membangun perusahaan yang diberi nama PT Rajawali Wira Bhakti Utama. Perusahaan ini yang kemudian menjadi cikal bakal dari Rajawali Corpora.

Sebelum merintis Rajawali, Peter sebenarnya memiliki usaha lewat kepemilikan saham di PT Bumi Modern. Perusahaan tersebut bergerak di bisnis properti.

Usahanya dalam membesarkan perusahaan-perusahaannya tersebut berbuah hasil yang memuaskan. PT Rajawali Wira Bhakti Utama menjelma menjadi raksasa bisnis dengan nama Rajawali Corpora.

3. Bangun banyak kerajaan bisnis lewat Rajawali Corpora

Beberapa sektor bisnis sukses digarap Rajawali Corpora. Misalnya aja mendirikan stasiun televisi RCTI tahun 1987, perusahaan taksi Express Group tahun 1989, Sheraton Hotels and Resorts tahun 1990, akuisisi perusahaan rokok Bentoel Group tahun 1991, dan mendirikan XL tahun 1995.

Gak cukup sampai di situ, Rajawali Corpora terus melakukan ekspansi bisnis. Mulai dari bangun Velo Networks tahun 2001, akuisisi Bukitasam Transpacific Railways tahun 2010, hingga akuisisi Four Seasons Hotel Jakarta tahun 2011.

Ini masih ditambah lagi dengan pendirian Rajawali Televisi (RTV) tahun 2014, PT BW Plantation (BWPT) tahun 2014, dan Fortune Indonesia (FORU) tahun 2014.

Kemudian pada 2015, Rajawali Corpora mendirikan Eagle High Plantations, membangaun Langkawi International Convention Center (LICC) di Malaysia, hingga membangun St. Regis Langkawi Hotels and Resorts pada tahun 2016.

4. Pengusaha Indonesia yang punya kekayaan Rp 27 triliun

Berkat kerajaan bisnis yang dibangunnya, Peter Sondakh bisa meraih kekayaan hingga US$ 1,9 miliar atau Rp 27 triliun. Gak heran kalau majalah Forbes menempatkannya dalam daftar 10 besar orang terkaya di Indonesia.

Dalam daftar tersebut, namanya bersanding dengan konglomerat-konglomerat Indonesia lainnya. Sebut saja Theodore P. Rachmat, Murdaya Poo, Prajogo Pangestu, Mochtar Riady, Chairul Tanjung, Tahir, Sri Prakash Lohia, Michael Hartono, hingga Budi Hartono.

Itu tadi empat fakta mengenai sosok Peter Sondakh, orang terkaya nomor 9 di Indonesia. Udah tentu kesuksesan dan kekayaan konglomerat yang satu ini gak diraih dalam sekejap. Semua yang diperolehnya ada prosesnya dan tentu aja disertai usaha, modal, dan relasi yang luas.

Jadi, gak usah heran kenapa ia bisa kaya seperti sekarang. Kamu pun juga bisa kok seperti dirinya. Asalkan bisa penuhi tiga syarat tadi ya: usaha, modal dan relasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *