Daftar Orang Terkaya Di Dunia 2018

Daftar Orang Terkaya Di Dunia 2018– Majalah Forbes merupakan sebuah majalah bisnis dan finansial dari Amerika Serikat yang didirikan oleh B.C. Forbes pada tahun 1917. Brand Forbes dikenal sebagai sumber informasi akurat yang menyajikan beragam berita bisnis dan keuangan, terutama daftar peringkat orang-orang kaya, di antaranya Forbes 500 (perusahaan terkaya di dunia), Forbes 400 (pengusaha terkaya di Amerika Serikat), dan World’s Richest People (daftar orang-orang terkaya di dunia).

1. Jeff Bezos (US$ 112 Miliar)

Dengan total aset harta sekitar 1.489,6 triliun rupiah menjadikan pria kelahiran 12 Januari 1964 ini menempati posisi pertama sebagai orang terkaya di dunia, dimana bulan lalu posisinya ada di urutan ke-2. Jeff Bezos adalah pendiri dan pemimpin toko online terbesar di dunia, Amazon.com. Ketertarikan Jeff Bezos dalam bidang mekanik dan komputer sudah ditunjukkan sejak usia muda. Setelah lulus kuliah di Universitas Princeton, Bezos berhasil mendapatkan pekerjaan di Wall Street dalam bidang jaringan komputer. Di tahun 1994, ia memprediksi bahwa teknologi internet akan semakin bagus dan menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Ia pun mencari celah bisnis dengan membangun sebuah konsep toko online melalui kerjasama dengan berbagai retail dan produsen barang. Situs web Amazon.com yang didirikan Bezos membawanya sebagai salah seorang pengusaha sukses era dot-com. Pada tahun 2004, Bezos memperluas bidang usahanya dengan mendirikan perusahaan bernama Blue Origin yang bergerak di bidang penerbangan sipil angkasa luar.

2. Bill Gates (US$ 90 Miliar)

Di posisi ke dua sebagai orang terkaya di dunia pada awal tahun 2018 ini adalah Bill Gates, sang pendiri Microsoft. Pria kelahiran 28 Oktober 1955 ini memiliki aset kekayaan sebesar 91,0 miliar dolar atau jika dirupiahkan sekitar 1.197,2 triliun rupiah. Pundi-pundi keuangan Bill Gates mulai merangkak naik ketika ia bersama Paul Allen mendirikan perusahaan perangkat lunak untuk piranti komputer bernama Microsoft. Bill Gates sudah tertarik dengan bidang komputer dan ilmu pemrograman sejak usia belia. Di usia 13 tahun, ayah dari 3 anak ini untuk pertama kalinya bisa berkenalan dengan komputer saat sekolahnya  membeli sebuah terminal Teletype Model 33 ASR dan beberapa komputer General Electric (GE) untuk para siswa. Kelemahan pemakaian komputer saat itu adalah tidak bisa digunakan dalam waktu yang lebih lama. Bill Gates, Paul Allen, dan teman-temannya memutuskan untuk mengeksploitasi sebuah bug pada sistem operasi untuk memperoleh waktu tambahan penggunaan komputer.

3. Warren Buffett (US$ 84 Miliar)

Orang terkaya ke tiga di dunia pada bulan ini adalah Warren Edward Buffett, seorang investor, pengusaha, dan filantropis asal Amerika Serikat. Kepiawaiannya dalam bisnis investasi menjadikan dirinya sebagai investor tersukses di dunia. Pria yang sering dijuluki sebagai “Oracle of Omaha” atau Peramal dari Omaha telah berhasil mengumpulkan aset kekayaan sebesar 84 miliar dolar Amerika atau sekitar 1.117,2 triliun rupiah, turun 10 triliun rupiah lebih dari bulan sebelumnya. Pria kelahiran 30 Agustus 1930 ini memiliki sejumlah perusahaan, dan yang paling utama adalah Berkshire Hathaway. Buffett memperlihatkan ketertarikan yang besar pada bisnis dan investasi pada umur yang sangat muda. Salah satu bisnis awalnya adalah menjual permen karet, Coca Cola, dan majalah mingguan dari pintu ke pintu. Sementara itu, ketika Buffett baru berumur 11 tahun, ia telah belajar untuk berinvestasi di pasar keuangan dengan membeli 3 lembar saham preferen Perusahaan Utilitas Cities Service. Kemudian saat usinya 15 tahun, ayah dari 3 anak telah berhasil mendapatkan lebih dari 175 US $ per bulan dari mendistribusikan koran Washington Post. Seiring kerja kerasnya, kekayaan Warren Buffet terus bertambah sehingga menempatkannya sebagai orang terkaya ke dua di Amerika secara berturut-turut selama 15 tahun.

4. Bernard Arnault (US$ 72 Miliar)

Bernard Arnault membawahi sebuah kerajaan bisnis dengan 70 merek terpopuler, termasuk Dom Perignon, Bulgari, Louis Vuitton, Sephora dan Tag Heuer, serta hampir 3.900 toko ritel, semuanya berada di bawah payung kendaraan mewah LVMH. Perusahaan, di mana dia telah menjadi CEO sejak 1989, mencatat penjualan hampir $ 40 miliar pada tahun fiskal 2016. Sebagian besar kekayaannya diikat di saham Christian Dior, di mana Arnault memegang kepentingan mengendalikan LVMH. Dia juga memiliki miliaran dolar saham di LVMH secara langsung, di jaringan supermarket Carrefour dan di Hermes. Sebagai pelindung seni dan kolektor, dia adalah visioner di balik museum Louis Vuitton yang dirancang oleh Frank Gehry senilai $ 135 juta di Bois de Boulogne Paris, yang dibuka pada bulan Oktober 2014. LVMH sekarang bekerja sama dengan City of Paris untuk menciptakan budaya baru baru lainnya. Institusi yang akan didedikasikan untuk seniman dan pertunjukan live.

5. Mark Zuckerberg (US$ 71 Miliar)

Anda yang punya akun Facebook, tentu kenal dengan sosok ini. Mark Zuckerberg adalah pria 32 tahun yang menjadi pembuat dan pendiri Facebook. Di dalam kamar tidurnya yang sempit, Mark mempunyai cita-cita untuk membuat aplikasi jejaring sosial yang bisa menjadi media penghubung bagi komunitas kelasnya. Bersama dengan teman sekelasnya Dustin Moskovitz, Eduardo Saverin, dan Chris Hughes ketika menjadi mahasiswa di Universitas Harvard, Mark Zuckerberg berhasil membuat konsep jejaring sosial untuk kelasnya. Tetapi setelah ia membuat sistem tersebut, ternyata semakin banyak saja orang yang tergabung didalamnya. Sistem itu lama-kelamaan telah menjaring universitas terdekat dari tempatnya kuliah, dan inilah awal dari Facebook yang kita kenal saat ini. Pertumbuhan Facebook yang cepat membuat mereka memutuskan untuk keluar dari bangku kuliah, dan fokus mengembangkan Facebook.

6. Amancio Ortega (US$ 70 Miliar)

Di peringkat ke enam dalam daftar orang terkaya dunia adalah Amancio Ortega, seorang pebisnis fashion asal Spanyol. Amancio Ortega Gaona adalah pendiri Inditex Group, sebuah perusahaan besar yang menguasai jaringan toko pakaian dan aksesoris Zara. Melalui perusahaan tersebut, pria kelahiran 28 Maret 1936 ini berhasil mengumpulkan aset kekayaan sebesar 70 miliar dolar atau sekitar 931,2 triliun rupiah. Ayah dari 3 anak ini mulai merintis bisnis tekstil pada tahun 1963, dan bersama mantan istrinya, Rosalia Mera, ia membangun industri fashion dengan merek Zara di tahun 1975. Di pertengahan tahun 1980an, jaringan bisnisnya telah meluas di seluruh Spanyol, dan di tahun 1989, Ortega membuka cabang bisnis di Amerika Serikat. Brand Zara merupakan bagian dari grup Inditex (Industrias de Diseño Textil Sociedad Anónima) yang 59,29% sahamnya dipegang Ortega. Inditex memiliki lebih dari 6.000 toko dengan jumlah karyawannya mencapai lebih dari 92.000 orang. Di tahun 2011, Ortega memutuskan untuk pensiun memimpin Inditex. Namun, tiap tahun dia tetap menerima deviden sebesar 400 juta dolar atas kepemilikan sahamnya. Kekayaan yang dimiliki oleh pria tertutup ini menjadikan dirinya sebagai pribadi yang paling kaya di benua biru Eropa.

7. Carlos Slim Helu (US$ 67,1 Miliar)

Di posisi ke-7 dalam daftar 10 Orang Terkaya di Dunia adalah Carlos Slim Helu, seorang pengusaha telekomunikasi asal Meksiko. Aset hartanya diprediksi mencapai 67,1 miliar dolar atau kurang lebih 891,8 triliun rupiah. Carlos Slim Helu lahir pada tanggal 28 Januari 1940 di kota Meksiko. Ketertarikannya dalam dunia bisnis sudah ditunjukkan sejak usia muda. Ia menerima pelajaran bisnis dari ayahnya yang mengajarinya tentang finansial, manajemen, dan akuntansi. Di usia 12 tahun, Slim sudah belajar tentang bisnis saham dengan membeli stock di Bank Meksiko. Setelah menyelesaikan bangku kuliah di Universidad Nacional Autónoma de México, dia merintis karir sebagai stock trader di Meksiko. Keberuntungan Carlos Slim terlihat di era tahuan 1990an ketika pemerintah setempat memprivatisasi bisnis sektor telekomunikasi, dan perusahaan milik Slim, Grupo Carso mangakusisi Telmex. Bisnisnya terus tumbuh dan menjadikan Carlos Slim Helu sebagai salah seorang terkaya di jagat raya. Baru baru ini, terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS membawa kerugian besar bagi bisnis Carlos Slim. Dalam waktu empat hari saja, kekayaannya menurun hampir 5 miliar dolar. Saham perusahaannya dan mata uang Peso Meksiko melemah karena pasar melihat kebijakan ekonomi protektif yang akan diambil Donald Trump diprediksi menyulitkan Meksiko.

8. Charles Koch (US$ 60 Miliar)

Charles de Ganahl Koch adalah seorang pengusaha dan filantropis asal Amerika Serikat. Pria kelahiran kota Kansas pada 1 November 1935 ini merupakan Chairman dan CEO dari Koch Industries. Melalui perusahaan tersebut, Charles Koch berhasil mengumpulkan aset kekayaan sebesar 60 miliar dolar atau 798,1 triliun rupiah, senilai dengan jumlah kekayaan saudaranya, David Koch. Perusahaan keluarga Koch Industries awalnya memulai bisnis di tahun 1940 dengan bidang pemurnin minyak berat menjadi bensin. Sekarang telah merambah ke berbagai sektor terutama proses dan pengendalian polusi peralatan dan teknologi; polimer dan serat; mineral; pupuk; perdagangan dan jasa komoditas; hasil hutan dan konsumen; dan peternakan. Usaha tersebut memproduksi berbagai merek terkenal, seperti Stainmaster karpet, Lycra merek Serat Spandex, Quilted Northern dan Dixie Cup.

Baca juga;

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *